CS : GO adalah salah satu scene kompetitif yang ada di Indonesia yang biasa dilakukan secara turun temurun. Meskipun biasa dilakukan turun temurun, namun beberapa pemain lama masih terlihat aktif dan berpartisipasi dalam beberapa kompetisi. Hal ini bisa dilihat pada saat kompetisi akbar dan terbuka Asia Minor Championship untuk kelas ESL One Rio. Hal tersebut membuat beberapa pemain yang ada di Indonesia masih mengakui kualifikasi baik bersama dengan tim satu Negara atau pun tim dari Negara yang lain.

Kualifikasi yang diselenggarakan secara terbuka untuk 2 kali periode ini diadakan pada tanggal 1 hingga 2 Februari yang lalu. Hasil pertandingan tersebut menghasilkan 4 buah tim berhak maju untuk proses seleksi yang selanjutnya yakni ke kualifikasi regional di Asia Tenggara. Pemain Indonesia sendiri diwakili oleh 2 pemain yang lolos namun berasal dari tim yang berbeda.

Salah satu pemain yang berhasil lolos pada pertandingan ini adalah Grant Klipp Hadiputra. Pemain ini adalah pemain yang dikenal sebagai mantan pemain yang berasal dari Team NXL dan juga Evos di CS : GO. Pemain tersebut berhasil lolos bersama dengan blank dari hasil kualifikasi seleksi terbuka yang pertama.

Blank ini terdiri atas beberapa pemain hebat yang ada di Asia Tenggara. Tentunya pemain yang dimaksud adalah pemain hebat di kelas CS : GO mulai dari Jayvee Paguirigan yang berasal dari Arkangel serta Rex Regum Qeon yaitu Dan Ashraf Firdaus yang merupakan mantan pemain FrostFire yang berasal dari Tim Aerowolf Klipp yang berhasil lolos karena mengalahkan DivisionX Gaming. Hasil yang diperoleh adalah hasil imbang yakni dengan skor 2 – 1.

Pemain lain yang terbukti lolos untuk pertandingan ini adalah Aaron Mindfreak Leonhart yang telah mengakhiri karirnya dengan tim BOOM Esports setelah GeForce Cup Pacific. Seperti halnya dengan Klipp, ia juga mengikuti beberapa kualifikasi terbuka yang pertama bersama dengan Paper Rex yaitu tim yang di dalamnya terdiri atas mantan pemain DreamScape. Mereka dinyatakan lolos setelah berhasil menaklukkan Astro Esports dengan skor kemenangan telak 2-0.

Berdasarkan hasil pertandingan di atas, maka nantinya Klipp dan Mindfreak akan bertarung dengan lawan tangguh yaitu BTRG yang kini masih diperkuat dengan adanya Kevin ‘Xccurate’ Susanto. Selain melawan Kevin, mereka juga harus berhadapan dengan tim lain seperti Beyond, Lucid Dream, Huat Zai, Team Mmaple, hingga Bren Esports.

Kualifikasi CS : GO ESL One Rio untuk kawasan regional Asia Tenggara sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 8 Februari 2020. Format yang digunakan dalam pertandingan tersebut adalah format double elimination bracket. Dari pertandingan tersebut, maka nantinya hanya akan terdapat satu tim saja yang berhak lolos ke babak selanjutnya yaitu babak yang ditunggu-tunggu Asia Minor Championship yang akan mempertemukan tim yang berasal dari Oceania, Tiongkok, Asia Tengah, serta Asia Timur.

Tim permainan yang memenangkan pertandingan biasanya terdiri atas tim-tim terbaik bangsa yang memang sudah diolah sedemikian rupa dengan kekompakan dan juga beragam pelatihan yang membuat semakin kuat. Berikut adalah tim terbaik yang ada di Indonesia.

Tim Esports Dengan Prestasi Yang Mentereng

Berbicara tim game Esports, ada beberapa tim terbaik bangsa yang biasa memenangkan kompetisi baik di dalam negeri atau pun di luar negeri. Sehingga prestasinya sudah tak bisa diragukan lagi.

  • Onic Esports

Tim Esports terbaik pertama yang ada di Indonesia adalah Onic Esports. Tim ini adalah tim terbaik yang memfokuskan diri pada permainan game Mobile Legends namun, kini telah merambah permainan Esports yang lainnya.

Tim yang fokus pada satu atau beberapa game ini mampu membuktikan diri dengan meraih beberapa prestasi baik di dalam negeri atau pun luar negeri. Tim ini pernah menjuarai turnamen Mobile Legends terbesar yang ada di Asia Tenggara yaitu Turnamen MSC 2019 serta Piala Presiden Esports 2019.

  • Aerowolf

Tim selanjutnya yang dinobatkan menjadi tim terbaik dalam Esports adalah Aerowolf. Tim ini memiliki prestasi yang begitu mentereng dalam beberapa kompetisi Esports yang ada. Tim ini memiliki beberapa fokus yang terbagi-bagi mulai dari PUBG, Mobile Legends, serta merambah untuk Free Fire.

Tim ini bahkan membagi ke dalam beberapa tim minor untuk satu jenis gamenya. Sehingga tak heran jika ada banyak prestasi yang bisa diraih karena sistem pengelolaan yang baik dan juga prima.

Tim Esports yang ada di Indonesia tak hanya sebatas dua tim di atas saja karena masih terdapat banyak tim dengan deretan prestasi mentereng lainnya. Bagi Anda pecinta permainan game sport, maka mulai kini harus menumbuhkan motivasi untuk tak hanya bermain namun mampu menghasilkan karya yang besar dan juga menginspirasi bagi semua orang agar permainan yang dilakukan tak hanya sebatas membuang waktu saja namun bisa menghasilkan kebermanfaatan yang lainnya.